5 Alasan Mengapa Memilih Menggunakan Twitter Bootstrap

Sebarinn yukkShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Hi Guys, First of all thanks sudah mampir dan berkenan membaca artikel ini. Berikut adalah sedikit pandangan dari kacamata saya sebagai pemula yang memilih menggunakan twitter bootstrap untuk mengembangkan theme/template wordpress.

Seperti yang sudah banyak yang tahu, twitter bootstrap sendiri adalah semacam framework CSS ringan. Maksudnya framework adalah, jika kita ingin membuat sebuah rumah, framework ini seperti potongan-potongan aksesoris LEGO, dimana sudah ada pintu, jendela, atap, dan lain-lain.

Jadi sudah terbayang, alasan mengapa saya memilih menggunakan Bootstrap:

1. Waktu pembuatan yang lebih cepat

Karena elemen-elemen yang biasa ada dalam sebuah website pada umumnya sudah dibuatkan class-nya oleh Bootstrap ini, jadi kita tinggal memanggilnya dalam theme. Anggaplah saya malas, siapa yang tidak ๐Ÿ™‚

2. Template yang menggunakan Bootstrap lebih rapi

Mungkin ini akan sedikit relatif, karena kebiasaan masing-masing developer membuat coding pasti berbeda-beda. Namun pada dasarnya, karena bootstrap sudah terstruktur, untuk modifikasi class dan penambahan class memang sebaiknya mempertahankan kerapihan code yang sudah ada lebih dulu.

3. Template yang menggunakan Bootstrap lebih ringan.

Untuk developer yang efisien, mungkin akan mengatakan saya salah. Karena, tidak mungkin semua class CSS dalam Bootstrap yang akan dipakai, Benar. Tetapi juga seperti halnya pengguna WordPress yang belum tentu memerlukan seluruh fitur WordPress, tapi tetap menggunakannya dengan alasan fitur itu berguna dan ada jika suatu saat dibutuhkan. Begitulah juga kira-kira saya menganggap bootstrap lebih ‘ringan’

4. Responsive dan tidak responsive.

Ya, dengan sedikit modifikasi template, kita bisa memilih antara mengaktifkan sifat ‘responsive’ dan tidak ‘responsive’.

5. Banyak template bootstrap gratis dan contoh untuk belajar

Saya memang masih baru mengenal Bootstrap, dan sepertinya tidak percuma untuk mengenalinya lebih lanjut. Karena seperti wordpress dengan codex-nya, Twitter Bootstrap juga memiliki codex yang cukup mudah dipelajari. Template wordpress berbasis twitter bootstrap juga banyak yang gratis, jadi bisa sambil dipelajari karakteristik-nya.

Well, namanya sistem pasti ada kelebihan dan kekurangan. Termasuk kelebihan dan kekurangan twitter bootstrap ini juga pasti ada. Namun secara apple to apple dengan bootstrap lain, twitter bootstrap layak dicoba. Apalagi jika kamu lagi dapet banyak proyek ๐Ÿ™‚

Nih ada 18 theme gratis yang dibuat menggunakan bootstrap:ย http://wptavern.com/18-free-wordpress-themes-built-with-bootstrap

Buat yang sudah sering bekerja dengan Twitter Bootstrap, mohon sharingnya dong disini, supaya kita semua bisa, thanks again.

Sebarinn yukkShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest